Tpd9BSW5TUzlBSd5GUAlGfr6Td==
Wow, Viral Surat Oknum Kades Kuala Ambawang Minta Bantuan Hari Raya, Membuat Bupati Geram

Wow, Viral Surat Oknum Kades Kuala Ambawang Minta Bantuan Hari Raya, Membuat Bupati Geram

Table of contents
×
Wow, Viral Surat Oknum Kades Kuala Ambawang Minta Bantuan Hari Raya, Membuat Bupati Geram


Kubu Raya,Kalbar .Tribuntujuwali.com
Beredarnya surat dari Kepala Desa Sungai Ambawang Kuala, Asmadi, yang meminta bantuan 2.000 krat air kaleng kepada pelaku usaha untuk dibagikan ke warga dalam perayaan Idul Fitri 1446 H/2025 M, menuai sorotan. Surat yang ditandatangani Kades dan diketahui tokoh masyarakat serta pemuda ini ramai diperbincangkan setelah tersebar luas.

Saat dikonfirmasi, Kades Asmadi belum memberikan tanggapan terkait surat yang diterbitkan pada 5 Maret 2025 tersebut. Namun, Bupati Kubu Raya, Sujiwo, langsung angkat bicara dan menegaskan tidak akan mentolerir pungutan liar (pungli) dalam bentuk apapun, termasuk dugaan yang terjadi di Sungai Ambawang Kuala.

“Saya tegaskan, dari tingkat sekda hingga pemerintah desa, tidak boleh ada tindakan yang mencoreng nama baik pemerintahan. Saya sudah mendengar kabar ini dan menegaskan bahwa praktik semacam itu tidak boleh terjadi!” ujar Sujiwo, Sabtu (29/3/2025).

Lebih lanjut, ia meminta masyarakat yang merasa dirugikan untuk segera melapor ke pihak berwajib.

“Kalau ada yang merasa dipungli, silakan lapor! Negara kita negara hukum, semua ada aturannya,” tegasnya.

Bupati Sujiwo juga menegaskan komitmennya dalam membela para kepala desa selama mereka bekerja dengan baik, namun tidak akan ragu menindak tegas jika ada yang terbukti melakukan penyimpangan.

“Selama kepala desa mengelola pemerintahan dengan baik, saya akan berdiri di depan mereka. Tapi jika ada yang bekerja serampangan, saya tidak akan membela mereka,” tandasnya.

Pernyataan tegas ini menjadi sinyal bahwa pemerintahan Kubu Raya tidak akan memberikan ruang bagi oknum-oknum yang menyalahgunakan wewenang, terutama dalam momentum bulan suci Ramadhan dan Idul Fitri. Apakah ini hanya miskomunikasi atau ada indikasi pungli terselubung? Masyarakat kini menanti langkah konkret dari pemerintah daerah!

(*)

0Comments